Analisis Kandungan Bahan Kimia Obat Deksametason Dan Cyproheptadine Dalam Jamu Gemuk Sahset Di Pasar Tradisional Kabupaten Maros

Penulis

  • Endang Marina Mallarangan sekolah tinggi ilmu kesehatan salewangang Maros Penulis
  • Siti Qurrataayun Penulis
  • Indah Astuti Pratiwi Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64271/9amxgc20

Unduhan

Abstrak

Jenis jamu yang populer di pasaran adalah jamu gemuk, yang diklaim dapat membantu meningkatkan berat badan, nafsu makan, serta kebugaran tubuh. Namun, berdasarkan berbagai temuan dan laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), beberapa produk jamu gemuk sachet yang beredar di pasaran diduga mengandung bahan kimia obat seperti deksametason dan cyproheptadine, Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara kuantitatif kandungan deksametason dan cyproheptadine dalam jamu gemuk sahset dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan di laboratorium kimia farmasi analisis prodi DIII Farmasi STIKes Salewangang Maros dimana sampel tersebut berupa 5 jenis jamu gemuk sahset yang beredar di Pasar Tradisional Kabupaten Maros dan tidak memiliki izin edar. Hasil penelitian ini yang diperoleh diketahui bahwa semua sampel jamu mengandung bahan kimia obat cyproheptadine dengan kadar jamu 1 (0,33 mg), jamu 2 (0,77 mg), jamu 3 (0,42 mg), jamu 4 (0,33 mg), jamu 5 (0,63 mg) dan deksametason dengan kadar jamu 1 (6 mg), jamu 2 (8 mg), jamu 3 (4 mg), jamu 4 (6 mg), jamu 5 (9 mg). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel jamu yang diamati mengandung cyproheptadine dan deksametason terlihat dari hasil spektrofotometri UV-Vis dan tidak memenuhi persyaratan obat tradisional seperti jamu.

Kata Kunci:

jamu , cyproheptadine , deksametasnone, spektrofotometri uv vis

Referensi

Amaliyyah, R. (2021). Analisis Bahan Kimia Obat prednisone Pada Beberapa sedian jamu. 6.

Badan POM RI. (2004). Keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK.00.05.4.2411 Tahun 2004 tentang Ketentuan Pokok Pengelompokan dan Penandaan Obat Bahan Alam Indonesia. Jakarta : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

Balitbangkes, 2013. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2013. Jakarta : Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI.

Departemen Kesehatan RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI: 2009.

Harmita. 2006. Buku ajar analisis fisikokimia. Depok: Departemen Farmasi FMIPA Universitas Indonesia.

Katno, dan Pramono, 2010, Tingkat Manfaat Dan Keamanan Tanaman Obat Dan Obat Tradisional, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2012. Obat Tradisonal, Tentang Kriteria Obat Tradisional Yang Dilarang Beredar Menurut Peraturan Menteri Kesehatan, Nomor 007. Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2012. Registrasi Obat Tradisional di Wilayah Indonesia, Nomor 007. Jakarta.

Lovianasari, Erni, Adita Silvia Fitriana, and Rani Prabandari. "Identifikasi Kandungan Bahan Kimia Obat Deksametason dalam Obat Tradisional Penggemuk Badan yang Dijual di Banyumas." Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. 2021.

Peraturan Menteri Kesehatan RI No, 007 Tahun 2012 Tentang Registrasi Obat Tradisional. Departemen Kesehatan RI Jakarta.

Saputra , S. (2015). Identifikasi Bahan Kimia Obat dalam Jamu Pegel Linu Seduh dan Kemasan yang Dijual di Pasar Bandar. Jurnal Wiyata, 2(2), 188-192.

Syukriah, S. 2017. Pengaruh Pemberian DeksametasonTerhadap Kadar ALP Dan Kreatinin, 5.

Diterbitkan

2025-05-12

Unduhan

Tidak ada statistik yang tersedia untuk artikel ini.

Cara Mengutip

Marina Mallarangan, E., Siti Qurrataayun, & Pratiwi, I. A. (2025). Analisis Kandungan Bahan Kimia Obat Deksametason Dan Cyproheptadine Dalam Jamu Gemuk Sahset Di Pasar Tradisional Kabupaten Maros. Pharmacosmic: Journal of Pharmaceutical Sciences, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.64271/9amxgc20